<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener("load", function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <iframe src="http://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID=6128622652732034671&amp;blogName=Penyakit+dan+Pengobatannya&amp;publishMode=PUBLISH_MODE_HOSTED&amp;navbarType=SILVER&amp;layoutType=CLASSIC&amp;searchRoot=http%3A%2F%2Fwww.infopenyakit.com%2Fsearch&amp;blogLocale=in&amp;homepageUrl=http%3A%2F%2Fwww.infopenyakit.com%2F" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" frameborder="0" height="30px" width="100%" id="navbar-iframe" allowtransparency="true" title="Blogger Navigation and Search"></iframe> <div></div>

Penyakit dan Pengobatannya


Google
 


Penyakit Tuberkulosis (TBC)

Penyakit TBC adalah merupakan suatu penyakit yang tergolong dalam infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberkulosa. Penyakit TBC dapat menyerang pada siapa saja tak terkecuali pria, wanita, tua, muda, kaya dan miskin serta dimana saja. Di Indonesia khususnya, Penyakit ini terus berkembang setiap tahunnya dan saat ini mencapai angka 250 juta kasus baru diantaranya 140.000 menyebabkan kematian. Bahkan Indonesia menduduki negara terbesar ketiga didunia dalam masalah penyakit TBC ini.

  • Penyebab Penyakit (TBC)

  • Penyakit TBC disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberkulosa, Bakteri ini berbentuk batang dan bersifat tahan asam sehingga dikenal juga sebagai Batang Tahan Asam (BTA). Jenis bakteri ini pertama kali ditemukan oleh seseorang yang bernama Robert Koch pada tanggal 24 Maret 1882, Untuk mengenang jasa beliau maka bakteri tersebut diberi nama baksil Koch. Bahkan penyakit TBCpada paru-paru pun dikenal juga sebagai Koch Pulmonum (KP).
  • Cara Penularan Penyakit TBC

  • Penularan penyakit TBC adalah melalui udara yang tercemar oleh Mikobakterium tuberkulosa yang dilepaskan/dikeluarkan oleh si penderita TBC saat batuk, dimana pada anak-anak umumnya sumber infeksi adalah berasal dari orang dewasa yang menderita TBC. Bakteri ini masuk kedalam paru-paru dan berkumpul hingga berkembang menjadi banyak (terutama pada orang yang memiliki daya tahan tubuh rendah), Bahkan bakteri ini pula dapat mengalami penyebaran melalui pembuluh darah atau kelenjar getah bening sehingga menyebabkan terinfeksinya organ tubuh yang lain seperti otak, ginjal, saluran cerna, tulang, kelenjar getah bening dan lainnya meski yang paling banyak adalah organ paru.

    Masuknya Mikobakterium tuberkulosa kedalam organ paru menyebabkan infeksi pada paru-paru, dimana segeralah terjadi pertumbuhan koloni bakteri yang berbentuk bulat (globular). Dengan reaksi imunologis, sel-sel pada dinding paru berusaha menghambat bakteri TBC ini melalui mekanisme alamianya membentuk jaringan parut. Akibatnya bakteri TBC tersebut akan berdiam/istirahat (dormant) seperti yang tampak sebagai tuberkel pada pemeriksaan X-ray atau photo rontgen.

    Seseorang dengan kondisi daya tahan tubuh (Imun) yang baik, bentuk tuberkel ini akan tetap dormant sepanjang hidupnya. Lain hal pada orang yang memilki sistem kekebelan tubuh rendah atau kurang, bakteri ini akan mengalami perkembangbiakan sehingga tuberkel bertambah banyak. Sehingga tuberkel yang banyak ini berkumpul membentuk sebuah ruang didalam rongga paru, Ruang inilah yang nantinya menjadi sumber produksi sputum (riak/dahak). Maka orang yang rongga parunya memproduksi sputum dan didapati mikroba tuberkulosa disebut sedang mengalami pertumbuhan tuberkel dan positif terinfeksi TBC.

    Berkembangnya penyakit TBC di Indonesia ini tidak lain berkaitan dengan memburuknya kondisi sosial ekonomi, belum optimalnya fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat, meningkatnya jumlah penduduk yang tidak mempunyai tempat tinggal dan adanya epidemi dari infeksi HIV. Hal ini juga tentunya mendapat pengaruh besar dari daya tahan tubuh yang lemah/menurun, virulensi dan jumlah kuman yang memegang peranan penting dalam terjadinya infeksi TBC.

  • Gejala Penyakit TBC

  • Gejala penyakit TBC digolongkan menjadi dua bagian, yaitu gejala umum dan gejala khusus. Sulitnya mendeteksi dan menegakkan diagnosa TBC adalah disebabkan gambaran secara klinis dari si penderita yang tidak khas, terutama pada kasus-kasus baru.

    1. Gejala umum (Sistemik)
    - Demam tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama, biasanya dirasakan malam hari disertai keringat malam. Kadang-kadang serangan demam seperti influenza dan bersifat hilang timbul.
    - Penurunan nafsu makan dan berat badan.
    - Batuk-batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat disertai dengan darah).
    - Perasaan tidak enak (malaise), lemah.

    2. Gejala khusus (Khas)
    - Tergantung dari organ tubuh mana yang terkena, bila terjadi sumbatan sebagian bronkus (saluran yang menuju ke paru-paru) akibat penekanan kelenjar getah bening yang membesar, akan menimbulkan suara "mengi", suara nafas melemah yang disertai sesak.
    - Kalau ada cairan dirongga pleura (pembungkus paru-paru), dapat disertai dengan keluhan sakit dada.
    - Bila mengenai tulang, maka akan terjadi gejala seperti infeksi tulang yang pada suatu saat dapat membentuk saluran dan bermuara pada kulit di atasnya, pada muara ini akan keluar cairan nanah.
    - Pada anak-anak dapat mengenai otak (lapisan pembungkus otak) dan disebut sebagai meningitis (radang selaput otak), gejalanya adalah demam tinggi, adanya penurunan kesadaran dan kejang-kejang.

    Pada penderita usia anak-anak apabila tidak menimbulkan gejala, Maka TBC dapat terdeteksi kalau diketahui adanya kontak dengan pasien TBC dewasa. Sekitar 30-50% anak-anak yang terjadi kontak dengan penderita TBC paru dewasa memberikan hasil uji tuberkulin positif. Pada anak usia 3 bulan – 5 tahun yang tinggal serumah dengan penderita TBC paru dewasa dengan BTA positif, dilaporkan 30% terinfeksi berdasarkan pemeriksaan serologi/darah.

  • Penegakan Diagnosis pada TBC

  • Apabila seseorang dicurigai menderita atau tertular penyakit TBC, Maka ada beberapa hal pemeriksaan yang perlu dilakukan untuk memeberikan diagnosa yang tepat antara lain :

    - Anamnesa baik terhadap pasien maupun keluarganya.
    - Pemeriksaan fisik secara langsung.
    - Pemeriksaan laboratorium (darah, dahak, cairan otak).
    - Pemeriksaan patologi anatomi (PA).
    - Rontgen dada (thorax photo).
    - dan Uji tuberkulin.

  • Pengobatan Penyakit TBC

  • Pengobatan bagi penderita penyakit TBC akan menjalani proses yang cukup lama, yaitu berkisar dari 6 bulan sampai 9 bulan atau bahkan bisa lebih. Penyakit TBC dapat disembuhkan secara total apabila penderita secara rutin mengkonsumsi obat-obatan yang diberikan dokter dan memperbaiki daya tahan tubuhnya dengan gizi yang cukup baik.

    Selama proses pengobatan, untuk mengetahui perkembangannya yang lebih baik maka disarankan pada penderita untuk menjalani pemeriksaan baik darah, sputum, urine dan X-ray atau rontgen setiap 3 bulannya. Adapun obat-obtan yang umumnya diberikan adalah Isoniazid dan rifampin sebagai pengobatan dasar bagi penderita TBC, namun karena adanya kemungkinan resistensi dengan kedua obat tersebut maka dokter akan memutuskan memberikan tambahan obat seperti pyrazinamide dan streptomycin sulfate atau ethambutol HCL sebagai satu kesatuan yang dikenal 'Triple Drug'.

    39 Komentar:

    • bagus sih.boleh nanya gak?napa sih tb anak tidak bisa nular ke dewasa?apa yg menyebabkan bakteri tb dorman, apa cuma karena sistem imun lebih baik dari bakteri tb? ^_^! ch13

      Oleh Anonymous iverson, Pada 2 Maret 2008 10:11  

    • Terima kasih atas komentarnya (iverson). Penyakit TBC pada prinsipnya adalah menular, baik dari dewasa ke anak-anak ataupun sebaliknya dari seorang anak ke orang dewasa. Karena kecenderungan immun orang dewasa lebih baik, maka kasus penularan dari anak-anak ke orang dewasa lebih sedikit jumlahnya dari pada sebaliknya.

      System Immun yang baik memberikan respon pertahanan (jaringan paru mengerut) terhadap perkembangan bakteri untuk tidak menyebar atau berkembang lebih banyak. Dengan kata lain immun yang baik membentuk benteng yang kuat berupa jaringan parut.

      Oleh Blogger Rani, Pada 11 Maret 2008 23:00  

    • nanya donk,kira2 vitamin apa yang bagus untuk penderita TBC untuk membantu sistem imunnya?

      Oleh Blogger diah, Pada 10 April 2008 14:44  

    • saya ingin bertanya... bagaimana denga tingkat kesembuhan di indonesia sekarang ini . berdasarkan berita yang ada penyebaran TBC yang begitu tinggi terjadi di indonesia? dan bagaimana dengan penyeselaiannya ?

      Oleh Blogger nita, Pada 10 April 2008 19:30  

    • Jawaban Kepada Diah:
      Berbagai macam vitamin baik A, B, C, E, D, dan K semuanya dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh (Immun). Namun dari berbagai penelitian terhadap penderita TBC, pemberian vitamin A berdosis tinggi berhasil mempercepat proses penyembuhan pasien.

      Sementara itu, Vitamin C pun turut memiliki peranan penting terhadap peningkatan Immun. Dosis berlebihan konsumsi vitamin C dapat menyebabkan iritasi lambung, diare. Berhati-hatilah membeli produk vitamin C! sekarang banyak dipalsukan atau ditirukan.

      Oleh Blogger khomsah, Pada 11 April 2008 17:51  

    • Jawaban Kepada Nita :
      Banyaknya kasus TBC baru beradasarkan urutan region negara adalah Afrika, Timur Tengah dan Asia Tenggara.

      Dengan jumlah populasi yang banyak, Indonesia secara umum dimasukkan dalam ketegori ke-3 di dunia (mewakili Asia Tenggara - info WHO).

      Dari banyaknya kasus yang terjadi, Saat ini di Indonesia cukup memberikan kemajuan dalam tingkat pengobatan sehingga memperkecil angka kematian yang disebabkan TBC.

      Permasalahannya adalah banyaknya kasus baru yang terjadi karena proses penularan. Ini merupakan tugas kita bersama untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman proses penularan TBC itu sendiri.

      Penyakit TBC bukanlah penyakit bergengsi seperti serangan jantung, diabetes, tinggi kolesterol dll. Hal ini menyebabkan masyarakat kadang menjadi malu jika terdiagnosa menderita TBC, bahkan beberapa dokterpun pun terkadang tidak memberikan penjelasan diagnosa secara langsung melainkan menggunakan kata-kata flek paru!

      Flek paru memang belum tentu TBC, seperti dalam artikel kami yang disebut "pertumbuhan koloni bakteri". namun jika dokter sudah melakukan berbagai pemeriksaan dan pasien diberikan pengobatan selama 6 bulan, maka sebenarnya dokter telah mendiagnosa sebagai TBC.

      Penderita TBC diharapkan tidak batuk sembarangan, terlebih dimasa aktifnya diharapkan menggunakan masker penutup hidung dan mulut jika berhadapan/kumpul dengan orang banyak. Bagi Kita yang sehat, hindari berkomunikasi berhadapan langsung jika bersama penderita TBC yang tidak memakai masker terlebih jika orang tersebut batuk-batuk. Perhatikan anak-anak, mereka lebih mudah tertular!

      Oleh Blogger khomsah, Pada 11 April 2008 18:40  

    • mo Nanya nih, saya dah menjalani pengobatan seLama 1 bulan,pada awal pemeriksaan, hasil rontgen menunjukkan trdapat "flek" d paru2 kanan saya, Lalu saat test dahak,saya dnyatakan negatif .. tp saya dsarankan menjalankan pengobatan selama 6 bulan,dan dberikan obat. air seni saya menjadi brwarna merah, apakah saya dgn ini berarti saya positif TBC ?
      tq atas jawaban na..

      Oleh Blogger Irma, Pada 29 Mei 2008 09:42  

    • Buat Saudari Irma : Sebenarnya keluhan apa yang Anda rasakan sehingga menjalani rongent?

      Pemeriksaan ada byk cara seperti di artikel kami ini, tentunya didukung dgn keluhan dari penderita. Kemungkinannya adalah dari keluhan Anda, dokter telah menyimpulkan (mendiagnosa) terjadi perkembangan koloni bakteri TBC didalam rongga paru.

      Sehingga beliau mengkhawatirkan daya tahan tubuh anda yang lemah akan membuat flek (koloni bakteri TBC) berkembang trs keluar dr dinding paru yang menahannya.

      Mendiagnosa artinya menduga (kemungkinan besar), jd Anda telah diduga positif TBC. Dengan diberikan pengobatan dan pemeriksaan ulang,mk baru bs diketahui yang sebenarnya. Kesimpulannya Anda blm positif TBC!

      Mengenai urin, itu hanya merupakan reaksi sifat dari obat-obatan yang mungkin diberikan.

      Oleh Blogger khomsah, Pada 29 Mei 2008 19:58  

    • Hallu ... Mo nanya ... Saya pernah terkena TB Tulang, sekitar hampir 4 thn yg lalu ... Krn tulang yg terkena sdh cukup parah maka saya harus menggunakan besi pen utk menyangga tulang punggung saya skr ... Alhamdulillah skr sdh bs berjalan dan normal kembali ... Pertanyaan saya, apakah suatu saat saya bisa terkena TBC lg? Krn pada awalnya sulit sekali utk mengidentifikasi TBC tulang ini ... Tks ...

      Oleh Blogger Diandra, Pada 14 September 2008 13:42  

    • TBC adalah tergolong penyakit menular yang menahun... pengobatannya memakan wkt yg cukup lama. Klo TBC paru berkisar 6 bulan pengobatan rutin, sedangkan TBC tulang seperti kamu setidaknya harus rutin minum obat teratur selama 18 bulan.

      Kemungkinan berulang kembali itu sdh pasti jika obat tidak teratur diminum, artinya pengobatan belum maksimal.

      Jadi intinya teruskan terapy Anda smp dokter menyatakan cukup dan hanya menjalani kontrol dalam batas-batas wkt yg ditentukannya.

      Sekali lagi, pengobatan TBC tulang bisa memakan wkt 18 bulan!

      Oleh Anonymous khomsah@infopenyakit.com, Pada 15 September 2008 00:45  

    • mo nanya nih,apakah penderita tbc bisa sembuh total dengan memakan obat rutin samapi 6 bln bahkan lebih??? dan apabila terjadi kesalahan mis.lupa 1 hari apakah akibatnya???thanks jawabannya

      Oleh Blogger Ervina, Pada 30 Oktober 2008 13:09  

    • Buat Ervina : Ya, TBC bs disembuhkan total dgn obat yang diminum secara berkesinambungan selama 6 bulanan yg tentunya diikuti dgn kontrol untuk dilihat perkembangannya.

      Lupa 1 hari ga mempengaruh besar, asal jgn lupa 1 minggu... dimasa 5 hr perkembangan bakteri yg tersisa akan memperlama proses penyembuhan.

      Oleh Blogger khomsah, Pada 30 Oktober 2008 19:39  

    • haloo...saya mau tanya nh. adik saya laki2 usia 24 th positif TBC sejak hari ini dan berobat di PPTI Pusat.
      Yang saya mau tanyakan Apakah seorang
      yg positif TBC selalu batuk berdahak
      dan berdarah? Dan obat apakah yg dapat menghentikannya ? Terima kasih atas jawabannya.

      Oleh Blogger rubby, Pada 5 November 2008 18:26  

    • Buat Rubby : Mikobakterium tuberkulosa masuk kedlm paru,terbentuk sebuah rongga yg menjadi pusat produksi sputum/riak/dahak, fase ini berkembangnya mikroba, dampaknya batuk disertai riak, kadangkala darah pun dikeluarkan.

      Mengenai obat sudah dijelaskan di atas, berkenaan dgn darah dan riak secera perlahan akan terhenti dgn sendirinya seiring pemulihan daya tahan tubuh dan terbunuhnya mikroba.

      Pada Perdarahan parah akan dilakukan transfusi darah dan di infus/suntik yg diberi obat-obatn yg membantu menghentikan perdarahan.

      Oleh Blogger khomsah, Pada 5 November 2008 19:25  

    • saya mau tanya lagi nh jeng.....
      orang yg positif TBC ada pantangannya ngga jeng ? gimana caranya maningkatkan daya tahan tubuh ? dan adakah jenis obat-obatan tradisional?
      kalau memang ada boleh dong minta resep ramuannya.......
      Halaman ini sangat membantu sekali saya beri point bintang 5 dech.....
      thanks lho jeng.....

      Oleh Blogger rubby, Pada 7 November 2008 01:51  

    • Mbak or Mas Rubby...
      Meningkatkan daya tahan tubuh tentunya dengan memakan-makanan 4 sehat 5 sempurna, bila perlu mengkonsumsi vitamin suplement.

      Maaf, disitus ini tidak membicarakan mengenai obat tradisional.

      Oleh Anonymous Mas Ocha, Pada 7 November 2008 06:20  

    • Ibu sy 50 usia 50 thn sudah 2 bulan lebih tidak bisa jalan hanya bisa berdiri dan sdh 3 hari ini tidak bisa bangun sama sekali. Semalam Dokter (Beliau seorang Profesor di RS daerah JakBar) mengatakan terkena TBC Tulang dan harus operasi dgn biaya sekitar 60jt. Sementara kami dari keluarga yang kurang mampu. Apakah operasi di tulang belkang berbahaya? Apakah operasi tsb bisa dilakukan oleh RS yang menerima SKTM atau GAKIN?.
      Apakah benar obat TBC bisa didapatkan gratis di PUSKESMAS?.
      Terima Kasih atas jawabannnya. Abi

      Oleh Anonymous Anonim, Pada 8 November 2008 17:52  

    • TBC TULANG : Singkatnya adalah TBC yang mengendap di paru-paru dan menyebar ke tulang. Atau Bakteri TBC langsung masuk ke tulang melalui aliran darah dari paru.

      Jika ini terjadi maka infeksi akan menyebabkan abses, tulang belakang rapuh. Atau berakibat tulang belakang miring ke arah depan karena kolaps.

      Nah, terjadilah penekanan syaraf disekitar tulang belakang yang mengurus tungkai bawah. Gejalanya bisa kesemutan, baal-baal, bahkan bisa sampai kelumpuhan.

      Semoga kepastian yang dilakukan Profesor atas dugaan TBC tulang setelah dijalani bbrp pemeriksaan.

      Jika demikian yang terjadi, memang sebaiknya dilakukan tindakan operasi secepatnya. Tindakan ini tentunya sangat bergantung kepada keprofesionalan Tim Medis yang menangani, Tulang akan di beri gips sebagai penyangga tulang yg membengkok.

      Semakin cepat operasi, maka resiko bahaya semakin kecil. Artinya bisa dibayangkan, semakin panjang tulang yang rapuh kemana akan di kaitkan gips tersebut?

      RS Pemerintah atau swasta yang bekerja sama dgn melayani SKTM atau GAKIN tentunya mempunyai kebijakan masing-masing. Saya tidak memiliki jawaban pasti untuk hal ini!

      Obat TBC bisa didapatkan gratis, tidak hanya pada RS/Puskesmas saja, tetapi juga di pelayanan kesehatan swasta termasuk dokter praktek "Jika mereka bekerja sama dalam pemberantasan TBC yang dimulai sejak 2003" Silakan ditanyakan diwilayah Anda/Pasien berada. Namun diyankes swasta, obat gratis sedangkan dokter periksa tetap bayar....

      Oleh Blogger khomsah, Pada 8 November 2008 23:27  

    • saya ada info bagus tentang obat utk kawan2 yg pny sodara ato tmen positif TB paru.
      namanya cordycep dan nutrient high calcium (kalsium 1).keduanya produk tianshi.
      saya udah buktiin ke pacar saya sendiri yg sampe saat ini masih intensif jalan pengobatan TB paru.
      sebelum pake cordycep dan kalsium, pacar saya cm konsumsi obat dokter.tp berhubung obat TB biasanya 'keras', livernya langsung kena;ga kuat ampe SGOT-SGPT nya naik tinggi bgt.belum juga batuknya ga pernah berhenti siang atopun malem.
      sekarang alhamdulillah,3hr setelah saya rekomendasiin pake tianshi, livernya langsung normal dan intensitas batuknya jauh berkurang..sampe sekarang masih konsumsi tianshi karena saya yakin 2produk ini dapat membantu proses penyembuhan .
      bagi yg berminat,harga cordycep sekitar 300rb an dan kalsium 1 sekitar 150rb an dan dpt dibeli di stokis tianshi. .
      sekian semoga bermanfaat. . .

      Oleh Blogger aleeyna el jasmine, Pada 10 November 2008 22:18  

    • mohon informasinya, mertua saya terkena TBC namun beliau tdk pernah batuk, hanya keluhannya sesak saja, apakah penyakit ini ada tahap2annya??..
      apakah semua yg tinggal bersama pengidap TBC sudah pasti terkena penyakit ini 100%? tergantung pada apakah penularannya? mohon info nya, terima kasih banyak sebelumnya.

      Oleh Blogger gresielda, Pada 20 November 2008 11:46  

    • mbak, mo nanya nih....gini..saya punya anak umur 23 bulan.sudah di rontgen katanya terkena penyakit tb trus katanya terkena pada kelenjar parunya(kp primer) dan belum sampai pada paru-parunya.yg ingin saya tanyakan:
      -saya kurang ngerti apa itu kp primer?
      -apakah itu parah/bahaya jika tidak rutin pengobatannya?
      -trus apakah pengobatanya juga sama selama 6 bulan seperti penderita yg terserang pd paru-paru nya?
      -bagaimana mengetahui bahwa anak saya sudah terbebas dari penyakit tersebut?
      -trus adakah pantangan makanan yg hrs dihindari oleh anak saya?

      Oleh Blogger mia, Pada 4 Januari 2009 14:24  

    • Buat Mia :
      - KP primer artinya seseorang telah menampakkan adanya terserang kuman TB(terinfeksi), namun blm terjadi perluasan ke organ paru (msh berada dalam lingkup kelenjar paru) dengan kata lain tanda dini penyakit TB. Dapat dikatakan terinfeksi jk hsl test Tuberkulin telah dinyatakan positif (+).

      - Jk pemeriksaan tuberkulin (+), mk untuk mencegah kearah TBC Paru perlu menjalani terapy rutin 6-9 bulan.

      - Jenis obat tentunya sama, hanya mengenai dosis dan frequensi pemberian yang sedikit berbeda.

      - Setelah 3 bulan perawatan lakukan test Tuberkulin, jk hsl test menyatakan negatif dan hasil X-ray tdk tampak adanya flek...mk anak anda terbebas dari kuman TB.

      - Seseorang yg terinfeksi kuman TB haruslah ditingkatkan daya tahan tubuhnya dgn makanan bergizi. Hal ini penting untuk mencegah perkembangan lanjut kearah TBC Paru. Tidak ada pantangan makanan jika sebelumnya tdk ada alergi makanan.

      Oleh Blogger khomsah, Pada 4 Januari 2009 19:14  

    • saya punya teman yang kayak nya kena TB. Coz dia dikasih obat rifampisin sama etambutol dari doktr + harus istirahat 6 bulan. tapi dia +keluarganya cuma tau klo kata dokter dia terkena bronkhitis kronis. saya mau nanya:
      1. kira2 Tb nya merupakan TB aktif atau pasif? menular lewat udara ga?
      2. udah 2 minggu sejak chek up dokter g ngasih tau kl dia kena TB. atau emang dia terkena bronkhitis akut? tapi kenapa dia dikasih obat TB. Klo TB nya menular kan kasian keluarga yang sering kontak dengan dia.
      3. saya pernah ngobrol dengan dia satu kali pada jarak 1 meter. apakah saya bisa terkena bakterinya? waktu saya bicara dengan dia, dia sering batuk tapi hanya ditutup dengan tangan, kadang2 tidak? perlukah saya uji TB?
      4. setau saya beberapa obat TB efek samping nya ke lambung. Nah, dia itu punya maag kronis... Apakah ada obat TB yang manjur dan tidak punya efek sampng ke lambung?
      5. dari artkel saya baca, katanya Tb nya tidak menular lagi setelah pengobatan 2 minggu... bener ga?
      Klo hanya pengobatan di rumah apakah bisa seperti itu?

      Makasih banyak....
      dtunggu segera jawabannya...

      Oleh Blogger gun gun, Pada 13 Januari 2009 15:28  

    • Saya sudah melakukan Med Chekup dan hasilnya saya divonis KP aktif ( hasil rontgen ) oleh dokter sp.rad dan dianjurkan konsultasikan ke bagian Internis. Setelah saya konsultasikan ke Internis saya divonis sehat...
      Saya jd bindung mana yang benar..?
      Mohon Tanggapanya..thanks

      Note : Alasan Internis bilang saya sehat karena dilihat dari hasil test darah bahwa LED/ESR saya normal,jumlah Lekosit saya banyak dan hasil rontgen negatif

      Oleh Blogger Irianto, Pada 15 Januari 2009 16:34  

    • saya mw tny klo kita batuk darah tp untuk pertama kali nya itu gmn?
      dan stlh itu kita jd sering batuk dan sampai satu bulan ya kadang2 saja berdarah.sering sesak napas dan sering lemas.kira2 itu penyakit tbc atau bukan sih??/
      saya bingung aj gt.
      tolong ya di jawab ke yahoo saya,
      minda_maniezz@yahoo.com

      Oleh Anonymous Anonim, Pada 6 Maret 2009 14:20  

    • Sy mau tanya,ad ga informasi atau buku mengenai peran keluarga dlm mendukung proses penyembuhan TBC? Di tunggu ya jwbnya.Trims.. :-)

      Oleh Blogger bonie, Pada 7 Maret 2009 02:09  

    • mbak / mas tolong dong di rincikan makanan(buah-buahan) pendukung yang dapat mempercepat penyembuhan

      Oleh Anonymous Anonim, Pada 15 Maret 2009 00:58  

    • sy mantan penderita TB, awalnya sy tdk tahu bgmn sy bs tertular. sekitar pertengahan thn 2006 sy sakit tifus dan harus dirawat dan transfusi darah krn Hb sy hanya 6,8. kmdn sekitar 2 bln stlh sembuh dan melakukan aktifitas kerja seperti biasa, tiba2 dlm sebulan berat badan sy turun drastis hingga 8 kg dan kondisi bdn sy demam diwaktu malam, lemah. kmdn sy melakukan pemeriksaan lab, darah, dahak, dan rontgen dan hasilnya positif, kmdn sy rutin minum obat selama kurang lebih 9 bulan dengan 100 hr pertama antibiotik yg digunakan yaitu melalui suntik. setelah itu br dgn minum obat hingga 9 bulan. yg mau sy tanyakan, apakah sy berpotensi kambuh?? apakah ada stadium dlm penyakit ini??adakah efek samping dr konsumsi obat dosis tinggi selama berbulan2??

      TQ

      Oleh Anonymous Anonim, Pada 17 April 2009 12:59  

    • hoho..
      mu nanya . klo TBC itu bisa menular dengan nene mencium cucu.a gagh??
      klo sudah pernah terserang TBC apa bsa terulang lagi??
      Apa benar TBC bisa menular dengan minum segelas b2??

      Oleh Blogger silfiani, Pada 22 Juni 2009 19:00  

    • saya mau tanya klo tbc itu bs menula ga melalui hubungan seksual? trus melalui kringat bisa juga ga.. thx

      Oleh Anonymous Anonim, Pada 12 Juli 2009 22:23  

    • ass....
      saya mw bertanya...
      sekitar 4 tahun yg lalu saya terkena positif tbc sehingga saaya harus menjalani pengobatan selama 1 tahun, sehingga setelah 1 tahun paru2 saya bersih dan sinyatakan sembuh...
      tapi sekitar 6 bulan yang lalu saya mencoba untuk menceknya kembali...
      dan hasilnya paru saya bersih tapi saat dites mantoux hasilnya positif kembali bahkan lingkar positifnya jauh lebih besar dari 4 tahun yg lalu...
      apakah saya terkrna lagi?
      dan apakah itu berarti tbc saya telah menyebar ke anggota lain?..
      kata dokter saya... orang yang terkena tbc tdk akan bisa sembuh total dan hilang... tbc pada pendritanya bisa terkadang kambuh kembali... apa ia?

      Oleh Anonymous Anonim, Pada 26 Juli 2009 21:20  

    • saya mw tnya saya di nyatakan kena TB yg mw saya tanyakan setelah saya berobat slma kurang lebih 4 bulan apakah masih bisa menular????
      terus klo saya ciuman bibir sama pacar apakah pacar saya bisa tertular g???

      tolong jawabannya dikirim ke email saya
      mr.dhepard@gmail.com

      Oleh Blogger AdP, Pada 8 September 2009 10:21  

    • saya mantan penderita TBC 5 tahun yang lalu, sekarang saya terkena batuk berdahak , dan dahak berwarna hijau kental, apa saya kena TBC lagi?

      Oleh Blogger eko tristyanto, Pada 11 November 2009 14:13  

    • Informasinya lumayan lengkap. cuma kalo pejelasan mengenai hasil rongent juga kalo bisa dibahas juga. Apakah yang tapak dari hasil rongent, apakah seperti hili kasar corakan paru bertambah, tampaknya Kp aktif, atau sebagainya bisa menjelaskan kalo seorang anak terkena TBC atau tidak ya?

      Oleh Anonymous Astaga my lifestyle on the net, Pada 14 Desember 2009 19:23  

    • assslkum.dok apakah benar kalo kita uda kena TBC,seumur hidup kita paru2 kita tak akan bisa bersih.tetap terlihat flek2nya.
      saya 4 thn lalu uda sembuh dari TBC.tapi saya khawatir waktu general check up untuk tes masuk kerja,apa bisa dimaklumi/lolos?
      Mohon jawabannya >>>

      Oleh Anonymous Anonim, Pada 27 Desember 2009 14:16  

    • SAYA POSITIF TERKENA TBC, TAPI UDA BEROBAT DAN MUNGKIN ADA 2 MINGGU SAYA DIRUMAH KARNA LIBUR... TAPI SAYA SKRG UDA GX DI RMH ALIAS UDAH NGEKOS LG, YG SY TANYAKAN KELUARGA SAYA BSA TERTULAR GX YA?.. SLMA SY BERADA DI RMH?... DAN KALO BRU GEJALA ASAL KT RAJIN N AKTIF OLAHRG BISA TIDAK TERKNA TBC KN? APA SEBALIKNYA?...
      THX ATAS JWBNNYA SYA TGG..

      Oleh Blogger YULIUS ANGGA DAYU KURNIAWAN, Pada 4 Januari 2010 16:26  

    • saya memiliki gejala yang mirip dengan TBC , kebetulan kemaren saya juga pergi check up ke dokter dan kata dokternya saya positif terkena TBC . Setelah dikasih obat,saya merasa masih biasa-biasa saja ,tidak ada perubahan . Apa yang saya harus lakukan ?

      Oleh Anonymous tham2, Pada 7 Januari 2010 11:19  

    • Berapa lama masa proses tertularnya tbc kpd orng lain setelah melakukan kontak langsung dgn penderita tbc????
      apakah dpt tertular dgn tinggal di satu rumah yg sama??

      Oleh Anonymous Anonim, Pada 12 Januari 2010 20:01  

    • Bagaimana ciri-ciri menuju kesembuhan yang ditunjukkan pada penderita TB, karena dikhawatirkan proses pengobatan yang begitu lama membuat penderita putus asa..berapa frekuensi batuk berdahak/berdasarh yang perlu dikhawatirkan ?

      Oleh Anonymous Anonim, Pada 16 Maret 2010 15:04  

    Poskan Komentar

    Berlangganan Poskan Komentar [Atom]



    << Halaman Muka