<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener("load", function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <iframe src="http://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID=6128622652732034671&amp;blogName=Penyakit+dan+Pengobatannya&amp;publishMode=PUBLISH_MODE_HOSTED&amp;navbarType=SILVER&amp;layoutType=CLASSIC&amp;searchRoot=http%3A%2F%2Fwww.infopenyakit.com%2Fsearch&amp;blogLocale=in&amp;homepageUrl=http%3A%2F%2Fwww.infopenyakit.com%2F" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" frameborder="0" height="30px" width="100%" id="navbar-iframe" allowtransparency="true" title="Blogger Navigation and Search"></iframe> <div></div>

Penyakit dan Pengobatannya


Google
 


Penyakit Asma (Asthma)

Penyakit Asma (Asthma) adalah suatu penyakit kronik (menahun) yang menyerang saluran pernafasan (bronchiale) pada paru dimana terdapat peradangan (inflamasi) dinding rongga bronchiale sehingga mengakibatkan penyempitan saluran nafas yang akhirnya seseorang mengalami sesak nafas. Penyakit Asma paling banyak ditemukan di negara maju, terutama yang tingkat polusi udaranya tinggi baik dari asap kendaraan maupun debu padang pasir.

  • Penyebab Penyakit Asma

  • Sampai saat ini penyebab penyakit asma belum diketahui secara pasti meski telah banyak penelitian oleh para ahli. Teori atau hypotesis mengenai penyebab seseorang mengidap asma belum disepakati oleh para ahli didunia kesehatan.

    Namun demikian yang dapat disimpulkan adalah bahwa pada penderita asma saluran pernapasannya memiliki sifat yang khas yaitu sangat peka terhadap berbagai rangsangan (bronchial hyperreactivity = hipereaktivitas saluran napas) seperti polusi udara (asap, debu, zat kimia), serbuk sari, udara dingin, makanan, hewan berbulu, tekanan jiwa, bau/aroma menyengat (misalnya;parfum) dan olahraga.

    Selain itu terjadinya serangan asma sebagai akibat dampak penderita mengalami infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) baik flu ataupun sinisitis. Serangan penyakit asma juga bisa dialami oleh beberapa wanita dimasa siklus menstruasi, hal ini sangat jarang sekali.

    Angka peningkatan penderita asma dikaitkan dengan adanya faktor resiko yang mendukung seseorang menderita penyakit asma, misalnya faktor keturunan. Jika seorang ibu atau ayah menderita penyakit asma, maka kemungkinan besar adanya penderita asma dalam anggota keluarga tersebut.

  • Tanda dan Gejala Penyakit Asma

  • Adapun tanda dan gejala penyakit asma diantaranya :

    - Pernafasan berbunyi (wheezing/mengi/bengek) terutama saat mengeluarkan nafas (exhalation). Tidak semua penderita asma memiliki pernafasan yang berbunyi, dan tidak semua orang yang nafasnya terdegar wheezing adalah penderita asma!
    - Adanya sesak nafas sebagai akibat penyempitan saluran bronki (bronchiale).
    - Batuk berkepanjangan di waktu malam hari atau cuaca dingin.
    - Adanya keluhan penderita yang merasakan dada sempit..
    - Serangan asma yang hebat menyebabkan penderita tidak dapat berbicara karena kesulitannya dalam mengatur pernafasan.

    Pada usia anak-anak, gejala awal dapat berupa rasa gatal dirongga dada atau leher. Selama serangan asma, rasa kecemasan yang berlebihan dari penderita dapat memperburuk keadaanya. Sebagai reaksi terhadap kecemasan, penderita juga akan mengeluarkan banyak keringat.

  • Cara Menghindari Serangan Asma

  • Langkah tepat yang dapat dilakukan untuk menghindari serangan asma adalah menjauhi faktor-faktor penyebab yang memicu timbulnya serangan asma itu sendiri. Setiap penderita umumnya memiliki ciri khas tersendiri terhadap hal-hal yang menjadi pemicu serangan asmanya.

    Setelah terjadinya serangan asma, apabila penderita sudah merasa dapat bernafas lega akan tetapi disarankan untuk meneruskan pengobatannya sesuai obat dan dosis yang diberikan oleh dokter.

  • Penanganan dan Pengobatan Penyakit Asma

  • Penyakit Asma (Asthma) sampai saat ini belum dapat diobati secara tuntas, ini artinya serangan asma dapat terjadi dikemudian hari. Penanganan dan pemberian obat-obatan kepada penderita asma adalah sebagai tindakan mengatasi serangan yang timbul yang mana disesuaikan dengan tingkat keparahan dari tanda dan gejala itu sendiri. Prinsip dasar penanganan serangan asma adalah dengan pemberian obat-obatan baik suntikan (Hydrocortisone), syrup ventolin (Salbutamol) atau nebulizer (gas salbutamol) untuk membantu melonggarkan saluran pernafasan.

    Pada kasus-kasus yang ringan dimana dirasakan adanya keluhan yang mengarah pada gejala serangan asma atau untuk mencegah terjadinya serangan lanjutan, maka tim kesehatan atau dokter akan memberikan obat tablet seperti Aminophylin dan Prednisolone. Bagi penderita asma, disarankan kepada mereka untuk menyediakan/menyimpan obat hirup (Ventolin Inhaler) dimanapun mereka berada yang dapat membantu melonggarkan saluran pernafasan dikala serangan terjadi.

    7 Komentar:

    • Bagaimana caranya mengindentifikasi tingkat keakutan atau kekronis dari penyakit asma ini ? Selain dari nafas yang berbunyi apa ada ciri yang lain ?
      Postingan di atas sangat cukup membantu saya dalam memahami penyakit ini

      Oleh Anonymous Gemparuang.Com, Pada 27 Mei 2009 07:22  

    • Sebenarnya kalau sesak nafas dalam asma harus pakai inhaler atau tidak? bagaimana ciri2 seorang yang lagi sesak napas dalam asma? saya ingin tahu karena saya adalah seorang penderita asma sejak kecil

      Oleh Blogger Samuel_Punch, Pada 30 Mei 2009 10:19  

    • apa pantangan tuk orang2 yang punya penyakit asma................?

      Oleh Anonymous Anonim, Pada 20 Juni 2009 22:09  

    • Bila penderita asma adalah wanita yg sedang hamil atau menyusui bagaimana mengatasinya?

      Oleh Blogger kurnia, Pada 8 Agustus 2009 13:55  

    • Dulu sewaktu saya masih kecil,saya memiliki penyakit asma.Tapi dewaSa ini saya merasa penyakit itu tidak ada lagi.
      Apakah penyakit ini dapat timbul kembali????????????????
      selain saya,adek perempuan saya juga terserana penyakit asma.Sekarang ini dia sudah berumur 13 tahun.Adakah cara untuk mengurangi rasa sakitnya Apabila asma nya tersebut kamuh/kumat????????????????

      Oleh Blogger mei chemut, Pada 30 Agustus 2009 00:15  

    • Wah bagus banget artikelnya,sangat membantu dan sangat informatif. Good Post. TXU.

      Oleh Anonymous cari uang, Pada 5 Desember 2009 13:31  

    • Saya mencadangkan kepada mereka yg mengalami asma supaya mencuba Smart Coco A+ sbg ikhtiar. Ada antara mereka yg telah mencuba dan dapat perubahan yg positif. Cuba layari http://anep-enterprise.blogspot.com/

      Oleh Anonymous aneps, Pada 12 Januari 2010 21:39  

    Poskan Komentar

    Berlangganan Poskan Komentar [Atom]



    << Halaman Muka